Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

Senin, 23 April 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN! (Mazmur 31:25)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, 28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, 29 supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. (1Korintus 1:27-29)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Ketika mengalami keberhasilan janganlah kita membanggakan diri, namun bersyukurlah untuk anugerah Allah yang kita alami. Kalau kita amati maka akan kita dapati bahwa anak yang paling pandai di sekolah belum tentu akan menjadi orang yang paling sukses di antara teman-teman sekelasnya. Tidak jarang orang yang dahulu prestasinya di sekolah termasuk biasa-biasa saja namun ternyata di kemudian hari justru menjadi orang yang kariernya berhasil. Sesungguhnya hal ini merupakan wujud dari anugerah umum atau common grace yang Tuhan karuniakan baginya. Apabila orang menyadari hal ini maka ia tidak akan menepuk dadanya namun akan mensyukuri kemurahan Tuhan bagi dirinya.

 

Hal inilah yang Paulus utarakan kepada jemaat Korintus seperti tertulis dalam 1Korintus 1. Sebelum mengenal Kristus banyak di antara mereka yang di dalam pandangan masyarakat bukanlah tergolong sebagai orang yang hebat ataupun berpengaruh. Sehingga bila mereka dapat menjadi pengikut Kristus hal itu bukanlah karena kehebatan mereka namun karena anugerah Allah. Sekarang, ketika taraf hidup mereka meningkat, mereka harus tetap menyadari bahwa keberhasilan itu juga adalah karena anugerah Allah. Oleh sebab itu Paulus mengingatkan agar mereka tidak memegahkan kehebatan mereka sendiri namun mensyukuri anugerah Allah yang telah mereka alami.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah kemajuan yang telah Anda capai? Bagaimanakah sikap Anda terhadap itu semua?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Aku bersyukur atas anugerah-Mu yang melimpah dalam hidupku. Kemajuan yang telah kucapai saat ini tidak akan mungkin terjadi jika bukan karena Engkau ya Tuhan. Ampuni aku karena aku acapkali membanggakan kehebatan diriku dan menganggap remeh peranan-Mu di dalam hidupku. Aku menyadari betapa terbatasnya kemampuanku sehingga hanya karena kemurahan-Mu sajalah aku dapat berhasil. Oleh karena itu, Engkaulah yang layak menerima segala pujian dan syukur dariku.

 

Aku berterima kasih kepada-Mu ya Tuhan karena Engkau memberikan kepadaku satu hari lagi untuk berkarya bagi-Mu. Apapun yang terjadi di sepanjang hari ini, aku mau bersukacita dan bersyukur pada-Mu karena Engkaulah sumber kekuatanku. Sertailah aku sepanjang hari ini supaya aku tetap berada dalam jalan-Mu. Pakailah aku untuk menjadi saksi-Mu di tengah kegelapan dunia ini sehingga mereka dapat melihat terang kasih-Mu melalui hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Pengakuan Iman Rasuli

 

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

1Korintus 1

Mazmur 113

Hakim-hakim 13-14

 

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

Senin, 23 April 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

20 Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. 21 Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya. 22 Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! (Mazmur 103:20-22)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama TUHAN. 7 Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, 8 untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, bersama-sama dengan para bangsawan bangsanya. (Mazmur 113:3, 7-8)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah Allah yang layak dipuji. Engkau telah mengangkat diriku dari dalam lembah kehinaan dan membawaku ke atas gunung-gunung kemuliaan-Mu. Di dalam kemurahan-Mu Engkau menghapus masa laluku yang kelam dan menggantinya dengan masa depan yang cerah. Aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau telah mengangkat hidupku dari keputusasaan dan memberikan kepadaku hidup yang penuh dengan pengharapan.

 

Aku juga berterima kasih untuk penyertaan-Mu sampai siang hari ini. Aku menyerahkan waktu yang masih tersisa pada hari ini ke dalam tangan-Mu. Tolonglah diriku agar supaya hidupku membawa manfaat baik bagi diriku sendiri maupun terhadap orang-orang yang ada di sekitarku. Jagalah diriku agar aku tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain, namun hidupku dapat menjadi terang di tengah kegelapan dan garam di tengah kehambaran. Di dalam nama Tuhan Yesus, sumber semua berkat aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

Senin, 23 April 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati. (Mazmur 125:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya. (Hakim-hakim 13:1)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bila Allah mendisiplinkan kita karena kita melanggar firman-Nya maka hal itu adalah karena Ia mengasihi diri kita. Sama seperti seorang ayah yang mendapati bahwa anak yang ia kasihi telah melanggar nasihatnya, maka tentu ia akan mendisiplinkannya, entah dengan memperingatkan atau menghukum anak itu demi kebaikan yang bersangkutan. Suatu tindakan yang tidak akan ia kerjakan terhadap anak orang lain yang melakukan kesalahan yang sama.

 

Prinsip ini dapat kita lihat melalui apa yang dialami oleh bangsa Israel sebagaimana yang tercatat di dalam Hakim-hakim 13. Karena mereka melakukan hal yang jahat di mata Tuhan maka Ia menghukum umat-Nya itu dengan menggunakan tangan orang Filistin. Padahal orang Filistin adalah bangsa yang juga melakukan banyak kejahatan di mata-Nya. Namun berbeda dengan bangsa Israel justru Tuhan tidak segera menghukum mereka. Oleh sebab itu apabila Allah mendisplinkan kita karena pelanggaran yang kita lakukan, bersyukurlah sebab hal itu menunjukkan bahwa Tuhan mengasihi kita dan menghendaki agar kita bertobat, yaitu dengan kembali ke jalan-Nya yang benar.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Pernahkah Anda mengeluh karena melihat bahwa orang yang tidak mengikut Kristus dan berbuat kejahatan justru tidak segera dihukum oleh Tuhan? Bagaimanakah seharusnya Anda menyikapi keadaan itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Engkau adalah pribadi yang penuh kasih. Engkau menunjukkan kasih-Mu dengan mendisiplinkan diriku yang melanggar perintah-Mu supaya aku bertobat dan menaati firman-Mu. Aku bersyukur kepada-Mu ya Tuhan karena Engkau tidak membiarkan aku hidup berlarut-larut di dalam kejahatan tetapi Engkau menghukum diriku agar aku kembali kepada kebenaran-Mu. Berikanku kepekaan ya Tuhan untuk memahami didikan-Mu sehingga aku hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

 

Terima kasih karena Engkau telah menemaniku sampai malam hari ini. Ajarku untuk selalu mengandalkan-Mu ya Tuhan meskipun ada banyak hal yang terjadi yang tidak dapat kumengerti. Aku akan menatap hari esok dengan penuh pengharapan karena aku tahu Engkau Tuhan yang mahabaik. Aku mempersembahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Kiranya hidupku memancarkan kebaikan-Mu bagi orang-orang di sekelilingku. Di dalam nama Yesus, Allah yang mahakuasa aku memanjatkan doa ini, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Senin, 23 April 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN! (Mazmur 31:25)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, 28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, 29 supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. (1Korintus 1:27-29)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Ketika mengalami keberhasilan janganlah kita membanggakan diri, namun bersyukurlah untuk anugerah Allah yang kita alami. Kalau kita amati maka akan kita dapati bahwa anak yang paling pandai di sekolah belum tentu akan menjadi orang yang paling sukses di antara teman-teman sekelasnya. Tidak jarang orang yang dahulu prestasinya di sekolah termasuk biasa-biasa saja namun ternyata di kemudian hari justru menjadi orang yang kariernya berhasil. Sesungguhnya hal ini merupakan wujud dari anugerah umum atau common grace yang Tuhan karuniakan baginya. Apabila orang menyadari hal ini maka ia tidak akan menepuk dadanya namun akan mensyukuri kemurahan Tuhan bagi dirinya.

 

Hal inilah yang Paulus utarakan kepada jemaat Korintus seperti tertulis dalam 1Korintus 1. Sebelum mengenal Kristus banyak di antara mereka yang di dalam pandangan masyarakat bukanlah tergolong sebagai orang yang hebat ataupun berpengaruh. Sehingga bila mereka dapat menjadi pengikut Kristus hal itu bukanlah karena kehebatan mereka namun karena anugerah Allah. Sekarang, ketika taraf hidup mereka meningkat, mereka harus tetap menyadari bahwa keberhasilan itu juga adalah karena anugerah Allah. Oleh sebab itu Paulus mengingatkan agar mereka tidak memegahkan kehebatan mereka sendiri namun mensyukuri anugerah Allah yang telah mereka alami.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah kemajuan yang telah Anda capai? Bagaimanakah sikap Anda terhadap itu semua?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Aku bersyukur atas anugerah-Mu yang melimpah dalam hidupku. Kemajuan yang telah kucapai saat ini tidak akan mungkin terjadi jika bukan karena Engkau ya Tuhan. Ampuni aku karena aku acapkali membanggakan kehebatan diriku dan menganggap remeh peranan-Mu di dalam hidupku. Aku menyadari betapa terbatasnya kemampuanku sehingga hanya karena kemurahan-Mu sajalah aku dapat berhasil. Oleh karena itu, Engkaulah yang layak menerima segala pujian dan syukur dariku.

 

Aku berterima kasih kepada-Mu ya Tuhan karena Engkau memberikan kepadaku satu hari lagi untuk berkarya bagi-Mu. Apapun yang terjadi di sepanjang hari ini, aku mau bersukacita dan bersyukur pada-Mu karena Engkaulah sumber kekuatanku. Sertailah aku sepanjang hari ini supaya aku tetap berada dalam jalan-Mu. Pakailah aku untuk menjadi saksi-Mu di tengah kegelapan dunia ini sehingga mereka dapat melihat terang kasih-Mu melalui hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Pengakuan Iman Rasuli

 

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

1Korintus 1

Mazmur 113

Hakim-hakim 13-14

 

Senin, 23 April 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

20 Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. 21 Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya. 22 Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! (Mazmur 103:20-22)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama TUHAN. 7 Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, 8 untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, bersama-sama dengan para bangsawan bangsanya. (Mazmur 113:3, 7-8)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah Allah yang layak dipuji. Engkau telah mengangkat diriku dari dalam lembah kehinaan dan membawaku ke atas gunung-gunung kemuliaan-Mu. Di dalam kemurahan-Mu Engkau menghapus masa laluku yang kelam dan menggantinya dengan masa depan yang cerah. Aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau telah mengangkat hidupku dari keputusasaan dan memberikan kepadaku hidup yang penuh dengan pengharapan.

 

Aku juga berterima kasih untuk penyertaan-Mu sampai siang hari ini. Aku menyerahkan waktu yang masih tersisa pada hari ini ke dalam tangan-Mu. Tolonglah diriku agar supaya hidupku membawa manfaat baik bagi diriku sendiri maupun terhadap orang-orang yang ada di sekitarku. Jagalah diriku agar aku tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain, namun hidupku dapat menjadi terang di tengah kegelapan dan garam di tengah kehambaran. Di dalam nama Tuhan Yesus, sumber semua berkat aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Senin, 23 April 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati. (Mazmur 125:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya. (Hakim-hakim 13:1)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bila Allah mendisiplinkan kita karena kita melanggar firman-Nya maka hal itu adalah karena Ia mengasihi diri kita. Sama seperti seorang ayah yang mendapati bahwa anak yang ia kasihi telah melanggar nasihatnya, maka tentu ia akan mendisiplinkannya, entah dengan memperingatkan atau menghukum anak itu demi kebaikan yang bersangkutan. Suatu tindakan yang tidak akan ia kerjakan terhadap anak orang lain yang melakukan kesalahan yang sama.

 

Prinsip ini dapat kita lihat melalui apa yang dialami oleh bangsa Israel sebagaimana yang tercatat di dalam Hakim-hakim 13. Karena mereka melakukan hal yang jahat di mata Tuhan maka Ia menghukum umat-Nya itu dengan menggunakan tangan orang Filistin. Padahal orang Filistin adalah bangsa yang juga melakukan banyak kejahatan di mata-Nya. Namun berbeda dengan bangsa Israel justru Tuhan tidak segera menghukum mereka. Oleh sebab itu apabila Allah mendisplinkan kita karena pelanggaran yang kita lakukan, bersyukurlah sebab hal itu menunjukkan bahwa Tuhan mengasihi kita dan menghendaki agar kita bertobat, yaitu dengan kembali ke jalan-Nya yang benar.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Pernahkah Anda mengeluh karena melihat bahwa orang yang tidak mengikut Kristus dan berbuat kejahatan justru tidak segera dihukum oleh Tuhan? Bagaimanakah seharusnya Anda menyikapi keadaan itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Engkau adalah pribadi yang penuh kasih. Engkau menunjukkan kasih-Mu dengan mendisiplinkan diriku yang melanggar perintah-Mu supaya aku bertobat dan menaati firman-Mu. Aku bersyukur kepada-Mu ya Tuhan karena Engkau tidak membiarkan aku hidup berlarut-larut di dalam kejahatan tetapi Engkau menghukum diriku agar aku kembali kepada kebenaran-Mu. Berikanku kepekaan ya Tuhan untuk memahami didikan-Mu sehingga aku hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

 

Terima kasih karena Engkau telah menemaniku sampai malam hari ini. Ajarku untuk selalu mengandalkan-Mu ya Tuhan meskipun ada banyak hal yang terjadi yang tidak dapat kumengerti. Aku akan menatap hari esok dengan penuh pengharapan karena aku tahu Engkau Tuhan yang mahabaik. Aku mempersembahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Kiranya hidupku memancarkan kebaikan-Mu bagi orang-orang di sekelilingku. Di dalam nama Yesus, Allah yang mahakuasa aku memanjatkan doa ini, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.